Selasa, 02 September 2025

DARI KERAGUAN MENJADI KEBANGGAAN: KISAH PENGABDIAN DI SMPS KATOLIK KOTAGOA BAOAWE

 




Perkenalan Profil

                                                

                                                                     Foto : Eddi Suarez

Nama saya Frederikus Mona Meli, S.Pd, seorang pendidik yang saat ini mengabdi di SMPS Katolik Kotagoa Boawae. Saya menempuh pendidikan tinggi di Universitas Flores Ende, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidkan Bahasa dan Sastra Indonesia, dan lulus pada tahun 2014. Sejak masa kuliah, saya memiliki cita-cita untuk menjadi seorang guru SMP, khususnya mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia. Namun, setelah kelulusan, perjalanan saya untuk meniti karier di dunia pendidikan tidak berjalan semudah yang dibayangkan.

Kesempatan mengajar di SMP pada waktu itu sangat terbatas, sedangkan jumlah lulusan sarjana pendidikan semakin banyak. Kondisi ini membuat saya harus berpikir lebih fleksibel. Alih-alih menunggu kesempatan mengajar di SMP, saya menerima tawaran mengajar di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Boawae.

Awal Mengajar di Sekolah Dasar

Selama kurang lebih lima tahun sejak lulus kuliah, saya mengabdi di sekolah dasar. Tugas mengajar di sekolah dasar sesungguhnya bukanlah bidang yang sesuai dengan latar belakang pendidikan saya. Saya bukan lulusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Namun, karena dorongan untuk tetap berkarya di bidang pendidikan, saya menerima tawaran tersebut dengan penuh tanggung jawab.

Pada awalnya, mengajar di sekolah dasar memberikan pengalaman yang berharga. Saya belajar banyak tentang kesabaran, kreativitas, dan pendekatan pembelajaran yang berbeda dari apa yang saya pelajari di bangku kuliah. Murid-murid sekolah dasar memiliki karakteristik yang unik, penuh energi, dan membutuhkan perhatian ekstra. Di situlah saya melatih kemampuan komunikasi, membangun kedekatan emosional dengan siswa, serta menemukan cara-cara baru agar materi dapat dipahami dengan mudah.

Walaupun demikian, saya menyadari bahwa bidang ini tidak sepenuhnya sejalan dengan keilmuan saya. Saya tetap menyimpan harapan besar agar suatu saat bisa mengajar di tingkat SMP, tempat di mana saya bisa menerapkan ilmu secara lebih tepat sesuai bidang keahlian.

Titik Balik pada Tahun 2019

Tahun 2019 menjadi momen penting dalam perjalanan hidup saya sebagai pendidik. Saat itu, saya membaca sebuah pengumuman bahwa SMPS Katolik Kotagoa Boawae sedang membuka lowongan untuk tenaga pengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pengumuman ini saya temukan melalui sebuah postingan. Hati saya langsung tergerak karena inilah kesempatan yang selama ini saya nantikan.

Tanpa pikir panjang, saya menyiapkan berkas lamaran dan memberanikan diri untuk mengikuti seleksi. Jujur, pada saat itu saya merasa sedikit canggung. SMPS Katolik Kotagoa Boawae dikenal sebagai salah satu sekolah yang disiplin, tertib, dan berprestasi. Saya bertanya dalam hati: “Apakah saya mampu menyesuaikan diri dengan standar tinggi sekolah ini?”

Namun, keyakinan untuk mencoba lebih kuat daripada rasa canggung. Saya menyadari bahwa kesempatan tidak datang dua kali, dan jika saya tidak mencoba, maka saya akan terus berada dalam keraguan.

Proses Seleksi dan Awal Pengabdian

Proses seleksi masuk di SMPS Katolik Kotagoa Boawae cukup ketat. Ada beberapa tahap yang harus dilalui, mulai dari seleksi administrasi, tes akademik, tes keterampilan lain (saat itu test kemampuan Master of Cheremoni), hingga wawancara. Setiap tahap menjadi pengalaman yang mendebarkan bagi saya, karena saya sangat berharap bisa diterima.

Puji Tuhan, setelah melewati seluruh proses tersebut, dan selang beberapa minggu kemudia saya dinyatakan lulus seleksi. Saat menerima kabar itu, saya merasakan kebahagiaan sekaligus tantangan baru. Bahagia karena akhirnya bisa mengajar sesuai bidang keahlian saya, dan tertantang karena harus membuktikan bahwa saya pantas berada di lingkungan sekolah yang memiliki reputasi baik ini.

Hari pertama masuk di SMPS Katolik Kotagoa Boawae menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Lingkungan sekolah yang tertib dan teratur, budaya disiplin yang kuat, serta interaksi yang profesional membuat saya merasa seolah memasuki dunia baru. Pada awalnya, saya masih merasa kaku, namun sambutan hangat dari rekan-rekan guru membantu saya untuk segera beradaptasi. Apalagi saat itu sedang persiapan kegiatan Kotagoa Expo, saya harus membuktikan hasil tes sebagai master of cheremoni dengan memandu acara ini. Sungguh pengalaman pertama yang menuntut saya harus segera beradaptasi di sekolah ini dalam suasana yang masih asing.

Menemukan Kenyamanan dan Semangat Baru

Seiring berjalannya waktu, saya semakin menemukan kenyamanan dalam mengajar di SMPS Katolik Kotagoa Boawae. Hal ini tidak terlepas dari kerja sama tim yang solid di antara para guru. Kami saling mendukung, berbagi pengalaman, dan bekerja sama dalam merancang program akademik maupun non akademik.

Tim kerja yang solid ini menciptakan suasana yang kondusif bagi pengembangan diri saya sebagai guru. Saya belajar bahwa menjadi guru bukan hanya soal menyampaikan materi, melainkan juga tentang membentuk karakter siswa, memotivasi mereka, serta mendampingi dalam pengembangan minat bakat sesuai potensi yang saya miliki.

Mengajar di sekolah ini juga membuat saya semakin menyadari bahwa disiplin adalah kunci keberhasilan. Budaya sekolah yang tertib dan teratur mendorong saya untuk lebih konsisten dalam menjalankan tugas, lebih teliti dalam mempersiapkan pembelajaran, dan lebih berkomitmen dalam mendidik siswa.

Refleksi atas Perjalanan Karier

Ketika melihat kembali perjalanan karier saya, saya merasa bahwa pengalaman mengajar di sekolah dasar bukanlah kesalahan, meskipun bidangnya tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan saya. Justru, pengalaman itu memberikan bekal berharga untuk menghadapi tantangan mengajar di SMP. Kesabaran, ketekunan, dan kreativitas yang saya pelajari di sekolah dasar menjadi modal penting dalam berinteraksi dengan siswa SMP.

Kini, setelah beberapa tahun mengabdi di SMPS Katolik Kotagoa Boawae, saya semakin yakin bahwa pendidikan adalah panggilan hidup saya. Saya menemukan kepuasan batin ketika melihat siswa memahami pelajaran, termotivasi untuk belajar, dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Pengalaman mengajar di SMPS Katolik Kotagoa Boawae adalah anugerah besar dalam hidup saya. Dari awal yang penuh keraguan hingga kini merasa nyaman, perjalanan ini mengajarkan saya banyak hal: bahwa ketekunan akan selalu membuahkan hasil, bahwa keberanian mencoba akan membuka jalan, dan bahwa kerja sama tim adalah fondasi dari keberhasilan bersama.

Saya bersyukur karena akhirnya bisa mengabdi di sekolah yang sesuai dengan bidang keahlian saya, dengan lingkungan yang mendukung perkembangan diri dan profesionalisme. Harapan saya ke depan adalah terus berkontribusi bagi kemajuan sekolah ini, membimbing siswa dengan sepenuh hati, serta menjaga semangat pengabdian sebagai seorang pendidik.

Dengan semangat itu, saya percaya bahwa mengajar bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan untuk membentuk generasi yang berkarakter, cerdas, dan berdaya guna bagi bangsa dan negara. Eddi Suarez (2/9/2025)

Jumat, 26 Januari 2024

PELANTIKAN DAN SERAH TERIMA JABATAN KEPALA SEKOLAH SMPS KATOLIK KOTAGOA BOAWAE PERIODE 2024-2028

 

                                                                    Upacara Pelantikan

KOTAGOA INFO ( 26/01/2024 ) – SMPS Katolik Kotagoa Boawae melaksanakan rangkaian upacara pelantikan sekaligus serah terima jabatan Kepala Sekolah. Kepala Sekolah dilantik oleh Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik Nagekeo. Kepala Sekolah Periode Tahun 2024 – 2028  yang terlantik yaitu Bapak Yohanes Brachmans Lewa Kaju, SE telah ditetapkan dan diambil sumpah janjinya sebagai Kepala Sekolah menggantikan Kepala Sekolah yang telah memasuki masa purna bakti yaitu Bapak Mateus Tule, S.Pd. Upacara pelantikan ini dipadukan dalam perayaan ekaristi yang dipimpin oleh imam konselebran dari pihak yayasan dan paroki setempat. 

                                                         Serah Terima Jabatan

Setelah perayaan ekaristi dilanjutkan dengan acara Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah lama kepada Kepala Sekolah baru dan diselingi acara hiburan. Hadir pada upacara ini yakni pembina, ketua dan pengurus Yayasan Persekolahan Umat Katolik Nagekeo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagekeo dan undangan lainnya. Kami ucapkan terima kasih kepada semua yang telah hadir memenuhi undangan lembaga pendidikan ini dan panitia yang telah menyukseskan acara ini. Terima kasih kepada Kepala Sekolah lama Bapak Mateus Tule, S.Pd atas pengabdiannya dan selamat memasuki masa purna bakti. Profisiat dan selamat menjalankan amanah untuk Kepala Sekolah baru Bapak Yohanes Brachmans Lewa Kaju, SE. Selamat mengemban amanah menuju SMPS Katolik Kotagoa Boawae yang lebih baik. Humas Kotagoa

Minggu, 05 November 2023

MERIAHKAN PERESMIAN GEDUNG BANK NTT CABANG PEMBANTU BOAWAE, KOTAGOA MEMBERIKAN PENAMPILAN TERBAIK

     


Kotagoa Info (06/11/2023). SMPS Katolik Kotagoa Boawae turut ambil bagian dalam acara peresmian gedung Bank NTT Cabang Pembantu Boawae. Sebagai wujud kerja sama dengan pihak luar, lembaga pendidikan ini tidak tanggung-tanggung untuk ikut ambil bagian dalam acara formal ini. Acara yang dihadiri oleh Bupati Nagekeo dan beberapa pejabat terkait serta semua undangan yang hadir dimeriahkan dengan performa Kotagoa Choir baik dalam ibadat syukuran maupun dalam atraksi pada acara resepsi. 


Kotagoa menampilkan beberapa acara seperti paduan suara dan Kotagoa Band. Semua tamu undangan yang hadir terhipnotis dengan penampilan paduan suara lagu "Sa Ngaza"  dengan koreografi yang menarik serta iringan musik Kotagoa Band. Lagu ini berasal dari daerah Ngada dan pernah ditampilkan oleh kelompok paduan suara Kotagoa dalam kegiatan  Porseni pada bulan Agustus lalu.


    Pimpinan lembaga SMPS Katolik Kotagoa Boawae Mateus Tule, S.Pd menyampaikan terima kasih kepada Direktur TI dan Operasional Bank NTT serta panitia yang telah mempercayakan Kotagoa untuk ambil bagian dalam acara ini. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada para pelatih dan pendamping Kotagoa Choir di antaranya Ibu Maria Fransiska Awi, Bapak Yoman Kaju, Bapak Aris Waja, Bapak Ari Dua Dee, Bapak Andi Taso, Bapak Berry Nage yang telah menyiapkan peserta paduan suara selama kurang lebih tiga hari proses latihan.

Terima kasih Bank NTT. Teruslah berkolaborasi bersama Kotagoa. Humas

Kamis, 05 Oktober 2023

TROFI SANSIDOR FUTSAL CUP RESMI MILIK KOTAGOA


Kotagoa Info (5/10/23) Tim Futsal Kotagoa kembali menjadi The Winner dalam ajang Turnamen Sansidor Cup 3 tahun 2023. Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh SMAK St. Isidorus Boawae ini telah mencuri perhatian bukan hanya dalam wilayah Nagekeo tetapi meluas sampai kabupaten tetangga. Hal tersebut terbukti dari peserta turnamen yang terlibat yakni beberapa sekolah dari wilayah Ngada yang turut ambil bagian dalam ajang ini.  Sejak Opening Ceremony, babak pengisian, semifinal hingga final yang menjadi puncak turnamen ini telah menjadi topik pembicaraan masyarakat yang turut menyaksikannya.

Untuk kategori tingkat SMP yang menjadi The Winner dalam ajang turnamen ini adalah Tim Futsal SMPS Katolik Kotagoa Boawae. Tim asuhan Bung Aris Lege serta oficial Bung Damas Mite dan Bung Ari Dua Dee ini telah menjadikan piala Sansidor Futsal Cup menjadi piala tetap Kotagoa. Selama tiga tahun berturut-turut telah meraih kejuaraan.

Tentang Tim Futsal SMPS Katolik Kotagoa Boawae

Bukan suatu kebetulan untuk menyandang status The Winner dalam setiap ajang turnamen. Persiapan yang matang, latihan fisik dan mental, pembinaan karakter bagi pemain menjadi agenda utama proses persiapan. Semua teknik dan pola permainan yang diberikan kepada para pemain bukan biasa-biasa saja. Kondisi fisik pemain selalu menjadi hal yang utama selama proses persiapan. Semua sudah terbukti melalui performa skill yang ditunjukkan dalam lapangan. Selain itu, yang tidak kalah penting juga adalah jiwa sportifitas ketika berhadapan dengan karakter lawan. Karena prinsip tim ini yakni selain menjadi pemenang kita mencari teman baru dalam lapangan.

Tentang Final  Sansidor Futsal Cup 3 kategori SMP

Deruan suara penonton mulai terdengar. Pekikan yel-yel dari masing-masing suporter seolah-olah membakar Gelora Sansidor Boawae. Saat kedua tim KOTAGOA dan SPENDURE masuk lapangan. Suasana semakin riuh. Jantung mulai berdebar kencang. Rasa penasaran mulai muncul di masing-masing benak. Tensi memanas. Ketika kick off mulai dari menit 10.00. Masing-masing pemain mulai saling merebut barang bundar tersebut. Suara suporter semakin riuh. Selang beberapa detik. Tepat di menit 09.22 sang pivot Kotagoa Daniel Beme melesatkan bola ke gawang lawan hingga kedudukan sementara 1-0. Permainan kembali dimulai. Tim lawan mulai membangun strategi dan kekuatan. Masing-masing menunjukkan skill.  Saling menghadang. Menghardik. Terjatuh dan bangun lagi. Menyerang gawang lawan. Hingga tersisa menit 03.43 babak pertama coach tim Kotagoa memutuskan untuk permintaan time out.  Waktu time out selesai dan kembali dalam lapangan. Sontak pada waktu tersisa 00.34 detik. Penonton dikejutkan dengan shootingan dari kaki Pedro Sugi sang pivot Kotagoa. Gelora Sansidor makin memanas. Aksi pemain dalam lapangan makin ganas. Hingga wasit meniupkan peluit pertanda babak pertama selesai. Kedudukan sementara 2-0.

Babak kedua dimulai. Para coach dan official terus memberikan arahan dari pinggir lapangan. Tepuk dan sorak suporter terus bergemuruh. Kedua tim saling menjaga posisi. Tersisa menit 06.41 salah satu pemain tim Spendure menjebolkan gawang Kotagoa. Serentak sorak suporter Spendure membuat Gelora Sansidor semakin membara. Coach masing-masing tim terus memberi presure kepada pemain. Tersisa waktu 01.29 menit di babak kedua, coach dan official Kotagoa memutuskan Pedro Sugi diganti Arsafin Du'e. Masih terhitung detik pergantian. Pada menit 01.27 Arsafin berhasil menjebolkan gawang Spendure. Tensi semakin meningkat. Semangat tim Kotagoa pun demikian. Kedudukan sementara 3-1. Kotagoa masih unggul. Kedua tim terus berpacu dengan strategi masing-masing. Saling menyerang dan mengatur serangan. Tersisa waktu 00.54. Sesaat lagi pertandingan akan usai. Sontak dikejutkan shootingan dari kaki sang pivot handal Kotagoa Risky Sawu menjebolkan gawang Spendure pada detik-detik terakhir. Kedudukan menjadi 4-1. Puncak perjuangan telah selesai. Wasit meniupkan peluit tanda pertandingan usai. Suporter Kotagoa meledak. Ekspresi puas dan bangga terbayar. Bukti kemenangan sudah di tangan.

Tentang prestasi Sansidor Futsal Cup 3

Trofi kejuaraan resmi menjadi trofi tetap SMPS Katolik Kotagoa Boawae setelah tiga tahun berturut-turut menjadi pemenang dalam ajang turnamen Sansidor Futsal Cup. Selain itu, Kotagoa mendapat satu trofi penghargaan, uang tunai sebesar Rp 6.000.000 dan piagam penghargaan. Salah satu pemain menyandang dua status dalam ajang turnamen ini sebagai Best Player dan Top Score atas nama Gonzaga Saputra Risky Sawu.

Bravo Kotagoa. Teruslah mencari peluang dan terobosan untuk mengharumkan nama SMPS Katolik Kotagoa Boawae dan Nagekeo. Humas


Minggu, 01 Oktober 2023

SMPS KATOLIK KOTAGOA BOAWAE MELAKSANAKAN UPACARA PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA

 

Kotagoa Info (2/10/23). SMPS Katolik Kotagoa Boawae melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di tingkat Satuan Pendidikan. Upacara ini semestinya dilaksanakan pada tanggal 01 Oktober 2023. Akan tetapi sesuai dengan jadwal nasional, upacara dilaksanakan pada hari Senin, 02 Oktober 2023.

Bertindak selaku inspektur upacara Wakil Kepala Sekolah Damasus Sumpada Mite, S.T. Beliau memberikan wejangan mengenai makna Hari Kesaktian Pancasila bahwa untuk mengingatkan kita tentang ideologi Pancasila yang tidak bisa diganti oleh apapun. Beliau juga memberikan gambaran singkat tentang peristiwa yang terjadi pada tanggal 30 September 1965 dimana saat itu terjadi pembunuhan terhadap tujuh jenderal oleh PKI. Namun karena semangat ideologi Pancasila akhirnya mampu memberontak PKI. 

Selanjutnya salah satu petugas upacara membacakan Ikrar Peringatan Hari Kesaktian Pancasila. 

Humas

Sabtu, 30 September 2023

TIM VOLI PUTRI KOTAGOA PERAIH TROFI KEJUARAAN SMAN1 NANGAPANDA CUP 3

 

Kotagoa Info (30/9/23). Tim voli putri SMPS Katolik Kotagoa kembali meraih kejuaraan dalam ajang Turnamen Voli SMAN1 Nangapanda Cup 3. Anak asuhan Bung Niko Langa dan oficcial Bung Soni Molina, Bung Yoman Kaju dan Bung Aris Dua Dee ini berhasil sampai babak final setelah berhadapan dengan tim SMPN 1 Ende. Keduanya sempat saling bertemu dalam laga final Turnamen Voli Muktyaca Cup 1 di kota Ende beberapa waktu lalu. Pada Turnamen Voli SMAN1 Nangapanda Cup 3 keberuntungan masih diraih oleh tim Kotagoa. 

Segenap komunitas SMPS Katolik Kotagoa sangat bangga atas torehan prestasi yang diraih oleh anak asuhan Bung Niko Langa tersebut karena dalam waktu satu tahun telah berhasil mengumpulkan sejumlah trofi kejuaraan. Bravo Tim Voli Kotagoa. Teruslah mengharumkan nama Nagekeo. Humas.

Jumat, 22 September 2023

SMPS KATOLIK KOTAGOA BOAWAE MENGGELAR LOMBA BACA DAN KUIS KITAB SUCI DALAM RANGKA MEMPERINGATI BULAN KITAB SUCI NASIONAL TAHUN 2023

 

                    Lomba Baca Kitab Suci

Kotagoa Info(22/9/23). Tim Katoliksitas SMPS Katolik Kotagoa Boawae menggelar kegiatan Lomba Baca dan Kuis Kitab Suci dalam rangka memperingati BKN tahun 2023. Kegiatan ini diselenggarakan di pelataran tengah dan panggung utama SMPS Katolik Kotagoa Boawae. Sebagai sekolah yang bernuansa katolik, kegiatan dikemas secara apik dengan persiapan materi lomba dan penataan dekorasi panggung serta performa juri dan peserta lomba yang tampil secara maksimal.

                       Lomba Kuis Kitab Suci
                  Peserta Lomba Baca dan Kuis Kitab Suci

Kepala SMPS Katolik Kotagoa Boawae Mateus Tule, S.Pd mengucapkan terima kasih kepada panitia terutama kepada guru mata pelajaran Agama Katolik SMPS Katolik Kotagoa Boawae Stephano Antonius Taso, S.Fil. dan Br. Fidel, CSA selaku fasilitator serta peserta didik yang sudah menyiapkan dan melaksanakan kegiatan ini dengan penuh antusias. Beliau menambahkan bahwa dengan melaksanakan kegiatan ini melatih peserta didik untuk dapat membaca, memahami dan mengamalkan sabda Tuhan dalam hidup. 

                                        Dewan Juri

Adapun jenis kegiatan lomba yaitu Lomba Kuis Kitab Suci dan Lomba Baca Kitab Suci untuk masing-masing tingkat. Untuk Lomba Baca Kitab Suci diprioritaskan bagi peserta putra. Peserta yang akan menjadi utusan masing-masing kelas diundi oleh wali kelas. Terkait dengan pengumuman kejuaraan dan pembagian hadiah akan diinformasikan kemudian. (Humas)

Senin, 18 September 2023

KOTAGOA THE WINNER PADA MUKTYACA CUP 1

 


Kotagoa Info 18/9/23. Tim voly putri SMPS Katolik Kotagoa Boawae kembali menggemparkan kota Pancasila Ende. Bagaimana tidak. Tim asuhan Nikolaus Nu Langa ini kembali mengungguli tim SMPN 1 Ende dalam laga final turnamen Muktyaca Cup 1 di lapangan SMAK Muktyaca Ende. Ajang turnamen ini diselenggarakan sejak 4/9/23 dalam rangka menuju pesta intan  Muktyaca yang ke-60 tahun.

Babak demi babak tim voly putri Kotagoa tidak pernah gagal hingga mencapai puncak final dan menjuarai turnamen ini untuk cabang voly putri.

"Kesempatan kali ini tim dari kabupaten tetangga yaitu Kabupaten Nagekeo tim voly putri SMPSK Kotagao yang menjadi pemenang," kata Wakil Bupati Ende dalam sambutannya. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada tim dari kabupaten Ende yang sudah menjunjung sportifitas.

Ketua Yayasan Persekolahan Bina Wirawan dalam sambutannya juga memberikan wejangan kepada seluruh peserta turnamen bahwa dalam sebuah pertandingan tentu ada yang menang dan ada yang perlu berjuang lagi. Bagi yang sudah menang harus ditingkatkan dan yang belum berhasil harus bangkit dan semangat lagi.

Bung Niko Langa bersama official bung Stanis Molina dan bung Yoman Kaju mengaku puas dan bangga dengan torehan prestasi tim asuhannya itu. Lebih lanjut Bung Niko mengatakan bahwa tim voly putri asuhannya masih memiliki kekurangan dan harus dibenahi untuk lebih baik lagi.

Tim voly putri SMPS Katolik Kotagoa Boawae pulang membawa satu buah piala bergilir, satu buah piala tetap, piagam penghargaan dan uang sejumlah 5 juta rupiah.

Bravo Kotagoa

(Humas)

Minggu, 17 September 2023

Hari Pertama Asesmen Nasional Berbasis Komputer SMPS Katolik Kotagoa Boawae Berjalan Lancar

 

Pelaksanaan ANBK SMPSK Kotagoa Boawae

Kotagoa Boawae. Kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2023 pada hari pertama di SMPS Katolik Kotagoa Boawae Kabupaten Nagekeo Propinsi NTT berjalan lancar. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang ANBK SMPS Katolik Kotagoa Boawae dan melibatkan 45 siswa yang terpilih secara acak oleh pemerintah dengan rincian 45 peserta utama dan 5 peserta cadangan. Sesi ANBK dibagi menjadi dua sesi dengan durasi 120 menit per sesi. Dalam pelaksanaannya, ANBK diawasi oleh pengawas yang telah ditunjuk yakni Yanuarius Dias Kaju, S.Pd dan Yohanes Ake, S.Pd utusan dari SMPN Satap 1 Boawae dan proktor Simplisius Mbete Nunggu serta teknisi Gabriel Dua Dee, S.Com. Pada hari pertama, Senin (18/9/23) diujikan literasi dan akan disusul ujian numerasi dan karakter pada hari berikutnya.

                                                            Arahan dari Wakil Kepala Sekolah

“Saya mengucapkan terima kasih kepada kalian semua karena telah mengikuti bimbingan selama ini bersama guru pembimbing baik literasi, numerasi dan karakter,” kata Wakil Kepala SMPS Katolik Kotagoa Boawae, Damasus Sumpada Mite, S.T. Beliau menambahkan bahwa segala proses yang sudah dipersiapkan akan ditentukan melalui hasil hari ini. Mutu lembaga ada di tangan kalian.

Peserta yang mengikuti ANBK di SMPS Katolik Kotagoa ini terlihat antusias dan serius dalam menjalani penilaian ini. Mereka hadir dengan persiapan yang matang dan berusaha memberikan yang terbaik. Para guru dan pegawai sekolah juga memberikan dukungan penuh untuk kelancaran pelaksanaan ANBK ini.

                                                                   Persiapan Peserta ANBK

“Kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer hari pertama ini berjalan lancar. Tidak ada anak yang datang terlambat dan tidak hadir,” kata Wakasek Bidang Kurikulum, Maria Magdalena Ngole, S.Si.

Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa setelah peserta mengikuti ujian literasi akan dilanjutkan bimbingan numerasi untuk hari berikutnya bersama pembimbing Priska Maemali, S.Pd.

Semua pihak berharap bahwa ANBK akan memberikan kontribusi yang berarti dalam meningkatkan rapor mutu lembaga pendidikan SMPS Katolik Kotagoa Boawae. (Humas)

DARI KERAGUAN MENJADI KEBANGGAAN: KISAH PENGABDIAN DI SMPS KATOLIK KOTAGOA BAOAWE

  P erkenalan Profil                                                                                                                        ...